Friday, September 30, 2016

PENGALAMAN INTERVIEW DI PT. DHANAJAYA BOGAINDO

Gw melamar di PT. Dhanajaya Bogaindo, untuk posisi Marcomm-Sosmed & Promotion (kerjaan 3 orang nih) via JobsDB pada 23 Agustus 2016. Rabu, 8 September 2016 pagi, gw dapat SMS dari Bapak Rizky yang mengundang gw untuk interview pada Kamis, 9 September 2016, pukul 09:00. Gw pun langsung balas SMS konfirmasi itu segera.

PT. Dhanajaya Bogaindo adalah sebuah perusahaan bisnis FnB yang lini restaurannya adalah Din Tai Fung dan Blacklisted Cofee Roasters. Din Tai Fung adalah retail bisnis makanan China dari Taiwan. Alamat PT. Dhanajaya Bogaindo di Jalan Tentara Pelajar, Komplek Rukan Permata Senayan Blok E 33-35, Patal Senayan, Jakarta Selatan (belakang apartment Senayan Residence). Yang deket Stasiun Pal Merah, Halte Pal Merah, dan Gedung DPR MPR. Gw berangkat dari rumah di Depok jam 07:00, naik motor, dan nyampe 08:30 (perjalanan dalam keadaan macet di Tanjung Barat, Kalibata, dan Kuningan).

Tes dimulai jam 09:30 (gw kirain interview doang), seperti biasa, isi form biodata dan lembar kedua menjawab 12 pertanyaan tentang karakter dan pekerjaan. Habis itu, jeda sebentar, tes berikutnya adalah Tes Kreaplin. Jeda lagi, Tes Daya Ingat. Lanjut lagi Tes Ketelitian. Berikutnya Tes Translate IND-ENG dan ENG-IND. Lalu tes terakhir menjawab 5 pertanyaan seputar pekerjaan di sini menggunakan Bahasa Inggris. Ini salah satu pengalaman interview gw dengan tes terbanyak dan macem-macem jenisnya.

Selesai rangkaian psikotest itu jam 12, dan hanya tersisa 2 orang, termasuk gw untuk diinterview di posisi ini. Di ruangan interview gw ditanya-tanya oleh Pak Rizky, beliau masih muda dan orangnya asik banget, bikin gw tenang dan suasana interview ga tegang. Kemudian, dia keluar dan manggil seorang bapak-bapak, yang gw rasa ini Head HRD-nya. Proses interview pun di mulai. Gw tegang. Beda dengan anak muda yang tadi, bapak ini punya persona yang kuat, killer, serem, dan bikin gw jiper. Pertama gw disuruh introduce menggunakan bahasa Inggris. Gw gagap, blank, ga jelas ngomong apa. Di tengah jalan gw distop, dan dia bilang, ‘Kamu ga pernah ikut kursus bahasa Inggris ya?’ Gw jawab, ’ga pernah pak.’ Lalu respons dia, ’pantes aja, berantakan bahasa Inggris Anda.’ T.T Intimidasi yang gw terima ga sampe di situ aja. Gw di suruh cerita terus pengalaman gw dan apa yang gw dapat selama bekerja. Setiap gw selesai cerita, dia cuman jawab, ‘Terus. Terus. Terus.’ Sampai gw ga bisa cerita lagi. Lanjut lagi, dia bikin struktur dan itungin jumlah karyawan kantor gw sebelumnya. Waktu dia itung, ternyata minus 20 orang! Untung gw bisa ngeles, hahaha. The next intimidation is mengkonter keahliahan atau kelebihan gw dengan hasil Psikotest :/ Abis itu gw disuruh email ke dia tentang rencana kerja gw di sini bila diterima. Di kasih waktu 2 hari. Gw udah email, dan hingga hari ini gw lum dapat balasan.

Alasan kenapa gw ga diterima (menurut gw):
1. Semua status sosial media perusahaan ditulis menggunakan bahasa Inggris dan ga boleh ada typo. Sementara gw ga fasih Inggris, perkenalan diri aja blepotan, hehehe.
2. Sepertinya diutamakan yang pernah bekerja di FnB.

Pesan moralnya, gw dapat pengalaman baru tentang jenis psikotest dan di-interview oleh HRD Killer.



=END=

No comments:

Post a Comment

Silakan Tinggalkan Jejak Anda Di sini... Terima kasih =)